Posts Tagged ‘kehidupan’

MENGAMBIL RESIKO

“There is no security on this earth. Only opportunity.” – Douglas MacArthur.
Apa jadinya bila kita takut mengambil risiko dalam hidup ini? Segala yang kita lakukan pasti berisiko! Apalagi bila hendak maju dan sukses, risiko adalah sesuatu yang harus kita akrabi, bukan dihindari.

Bicara mengenai risiko, seperti kata William J. Bernstein dalam bukunya “The Four Pillars of Investing”, “Risk, like pornography, is difficult to define, but we think we know it when we see it.” Risiko, seperti pornografi, sukar untuk didefinisikan, tapi kita akan mengetahuinya bila kita telah melihatnya. Begitu pula risiko, kita akan mengetahui dan merasakannya bila kita telah menjalaninya.

Bila kita berani mengambil risiko, artinya Continue reading

Advertisements

DALAM TIAP FASE

Masih menerka-nerka tentang tugas manajemen resiko masalah SERIM (Software Engineering Risk Model). Sepertinya cukum rumit, Tanya mbah google jawabannya mlah ke mana-mana. Alamat mengarang indah kayanya. Lebih ke penekanan tentang pengembangan software, ternyata melalui fase-fase yang harus diselesaikan sebaik mungkin. Baru benar-benar terasa ketika mempraktikkannya. Dari fase analisis, desain, coding, pengujian sampai nanti instalasi dan perbaikan. Satu fase mempengaruhi fase yang lain. ketika satu fase gagal, maka yang lain juga tidak bisa maksimal. Cukup untuk membahas manajemen resiko, ganti aja daripada tambah pusing…

Coba lihat sekitar, kdang ada yang begitu indah terbang ke sana kemari, memamerkan warna-warni sayapnya. Tebak apa itu? yups… kupu-kupu. Indahnya makhluk ciptaan Allah itu. hampir semua suka dengan kupu-kupu, oke, kecuali yang tidak suka.

Tiap kombinasi warna dalam sayapnya, merupakan Continue reading

MENUJU LEBIH TINGGI

Coba bayangkan, hidup dengan seorang istri yang shalihah. Bukan hanya shalihah juga merupakan pengusaha wanita yang sukses dan kaya. Perdagangannya sudah bertaraf internasional dan memiliki banyak distibutor yang siap menjual dagangan ke berbagai daerah dan negara lain.

Selain itu, hidup di sebuah kota dimana kakek serta paman-paman beliau merupakan orang yang sangat berpengaruh di kota tersebut. Tidak akan ada orang yang berani mengusik beliau. Beliau mendapatkan penghormatan dari masyarakat bukan hanya karena keluarganya yang berpengaruh tetapi pribadi beliau sendiri yang memukau, yang terkenal dengan kejujurannya sehingga mendapatkan gelar al amin.

Itulah kehidupan nyaman Rasulullah SAW sebelum menjadi seorang Rasulullah. Semenjak beliau mengikrarkan akan membawa misi mulia,menuju yang lebih tinggi, Continue reading