Archive for the ‘CERITA’ Category

MAHAR PALING MULIA

Salah satu sebab mengapa anak pertama saya, saya beri nama rumaysho adalah karena ingin meniru akhlak mulia dari seorang shohabbiyah nabi yang mulia ini. ini salah satu kisahnya yang ditulis oleh Ummu ishaq. Semoga kita mampu meneladani akhlak mulia beliau.

Sejarah telah berbicara tentang berbagai kisah yang bisa kita jadikan pelajaran dalam menapaki kehidupan. Sejarah pun mencatat perjalanan hidup para wanita muslimah yang teguh dan setia di atas keislamannya. Mereka adalah wanita yang kisahnya terukir di hati orang-orang beriman yang keterikatan hati mereka kepada Islam lebih kuat daripada keterikatan hatinya terhadap kenikmatan dunia. Salah satu diantara mereka adalah Rumaisha’ Ummu Sulaim binti Malhan bin Khalid bin Zaid bin Haram bin Jundub bin Amir bin Ghanam bin Adi bin Najar Al-Anshariyah Al-Khazrajiyah. Beliau dikenal dengan nama Ummu Sulaim.

Siapakah Ummu Sulaim ? Continue reading

Advertisements

SEMUA INDAH DALAM RAMBU-NYA

Senyumku jadi mengecut, pakaian terusan (gamis) kesayanganku, si coklat berbunga gelap itu malah terus-menerus jadi perhatian orang sekitar. Awal spring identik dengan baju terusan, tapi bukan yang menutup aurat, biasanya yang ‘lagi in’ adalah baju terusan berbunga dengan bahan ketat dan tanpa lengan alias bagian ketiak terlihat, githu lho.

Oke, please, nurani…bisikku, tetaplah husnudzon, anggaplah memang orang-orang kafir sekitar sini kebetulan memang tak pernah melihat muslimah, tak punya uang untuk jalan-jalan sampai bisa mengunjungi Indonesia dan negara bersiram mentari lainnya. Namun bukan itu yang membuatku kesal, hari ini sudah hampir sore dan diriku belum makan siang padahal sedang hamil tujuh bulan, dan ingin bergegas mampir membeli roti di kedai, namun aduuuh, tiba-tiba selangkah sebelum memasuki kedai, ada dua petugas berbaju ‘sok sexy’ (yang perempuan) dan ‘sok macho’ (yang laki-laki) mendekatiku, dengan memandangku curiga mereka bermaksud memeriksa kartu identitasku. Sedih juga, Ya Robbi, rezeki makan siangku dan anak-anak tertunda lama, bisik hatiku lagi.

Beberapa kali suamiku mengingatkan, “Tetap ceria, donk sayang… kan udah lama di luar negeri, udah tau lah kamu banyak hal seperti ini. Kadang-kadang memang nyebelin kalau di kota kecil macam Krakow saat berjumpa petugas imigrasi yang memeriksa, system ngeceknya masih manual, yah mengganggu jadwal waktu aktivitas orang lain, namun Continue reading

ANGKA ARAB

Pengenalan Angka Arab

Angka Arab ialah sepuluh digit (0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9) yang digunakan di dunia Barat yang berevolusi dari angka Arab. Ia diperkenalkan di Eropah pada kurun ke-10 oleh orang Arab dari Afrika Utara. Istilah “angka Arab” (Inggeris: Arabic numerals) masih lagi digunakan sehingga hari ini. Sistem angka Arab dipercayai diadaptasi oleh orang Arab dari sistem angka Hindu purba.
Kebanyakan sistem angka kedudukan yang menggunakan 10 digit angka sebagai asas yang digunakan di seluruh dunia adalah berasal dari India. Sistem angka India lazimnya dikenali di Barat sebagai sistem angka Hindu-Arab atau angka Arab, karena ia diperkenalkan di Eropah melalui orang Arab.
Digit 1 hingga 9 dalam sistem angka Arab berevolusi dari angka Brahmi. Catatan agama Buddha dari sekitar 300 SM menggunakan simbol 1,4 dan 6. Seratus tahun kemudian, penggunaan simbol 2,7 dan 9 telah direkodkan.
Terdapat beberapa catatan kuno di atas kepingan kuprum yang mengandungi angka sifar yang bertarikh dari kurun ke-6 masihi. Bagaimanapun, catatan yang pertama diterima secara universal yang mengandungi angka 0 telah ditemui di Gwalior, tengah India yang bertarikh 870.
Pada kurun yang ke-9, sistem angka ini telah tersebar ke dunia Islam. Al-Khwarizmi telah menerangkan tentangnya dalam buku Pengiraan dengan angka Hindu yang ditulis pada 825 M dalam Bahasa Arab, dan Al-Kindi telah menulis empat jilid, Penggunaan angka India (Ketab fi Isti’mal al-‘Adad al-Hindi) yang ditulis pada 830 M. Kemudiannya, sistem angka ini diperkenalkan pula oleh orang Arab kepada Eropah.
Sistem angka yang mengandungi sepuluh digit (٠.١.٢.٣.٤.٥.٦.٧.٨.٩) yang digunakan di dunia Arab, dikenali di Barat sebagai angka Arab timur. Di kalangan orang Arab, angka ini juga dikenali sebagai angka Hindu kerana asal usulnya dari India.
Nomor arab 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Nomor arab-hindi ٠ ١ ٢ ٣ ٤ ٥ ٦ ٧ ٨ ٩
Nomor arab-hindi timur ۰ ۱ ۲ ۳ ۴ ۵ ۶ ۷ ۸ ۹
Nomor hindi sekarang ० १ २ ३ ४ ५ ६ ७ ८ ९
Nomor tamil ௧ ௨ ௩ ௪ ௫ ௬ ௭ ௮ ௯
Nomor romawi I II III IV V VI VII VIII IX

Continue reading

PELAJARAN DARI NYAMUK

إِنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَحْيِي أَنْ يَضْرِبَ مَثَلًا مَا بَعُوضَةً فَمَا فَوْقَهَا فَأَمَّا الَّذِينَ آَمَنُوا فَيَعْلَمُونَ
أَنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَبِّهِمْ وَأَمَّا الَّذِينَ كَفَرُوا فَيَقُولُونَ مَاذَا أَرَادَ اللَّهُ بِهَذَا مَثَلًا يُضِلُّ بِهِ كَثِيرًا وَيَهْدِي بِهِ كَثِيرًا وَمَا يُضِلُّ بِهِ إِلَّا الْفَاسِقِينَ
26. Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu[1]. adapun orang-orang yang beriman, Maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan: “Apakah maksud Allah menjadikan Ini untuk perumpamaan?.” dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah[2], dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik.(Al-Baqarah : 26)

إِنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَحْيِي أَنْ يَضْرِبَ مَثَلًا مَا بَعُوضَةً فَمَا فَوْقَهَا

Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu

Dalam tafsir Ibnu Katsir disebutkan Abu Ja`far Ar-Razi meriwayatkan dari Ar-Rabi` ibnu Anas sehubungan dengan ayat ini, bahwa hal ini merupakan perumpamaan yang dibuat oleh Allahuntuk menggambarkan dunia, yaitu nyamuk tetap hidup selagi dalam keadaan lapar; tetapi bila telah gemuk(kekenyangan),maka ia mati. Demikian pula perumpamaan kaum yang dibuatkan perumpamaannya oleh Allah didalam Al-Qur`an dengan perumpamaan ini. Dengan kata lain, bila mereka kekenyangan karena berlimpah ruah dengan harta duniawi, maka pada saat itulah Allah mengazab mereka. Kemudian Ar-Rabi` ibnu Anas membacakan firman-NYA surat Al-An`am : 44 yang artinya “Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang Telah diberikan kepada mereka, kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang Telah diberikan kepada mereka, kami siksa secara tiba-tiba, Maka ketika itu mereka terdiam berputus asa”.

Continue reading

TARARSTAN, UERO ISLAM

Ini dia, negara di Eropa yang islamnya berkembang pesat. Negara kecil di bagian Rusia Timur ini berbentuk republic. Pesatnya perkembangan islam di negara ini membuat Tararstan dijuluki ‘EURO ISLAM’.
Di Tararstan terdapat masjid yang merupaka masjid terbesar di Eropa. Hampir setengah warga Tararstan memeluk agama islam dan setengahnya lagi Kristen Ortodok.

Di negara itu kiat bisa menemui muslimah berjilbab. Di jalan-jalan di Kazan. Ibukota Tatarstan masjid-masjid berdiri dan tulisan-tulisan Arab sudah menjadi pemandangan yang biasa. Salah satu factor pendukung berkembangnya ajaran islam di sana adalah sikap menghormati keyakinan setiap orang pada masyarakat.
Dalam 10 tahun terakhir, pengajaran agama islam dan pemikiran-pemikiran yang terkait dengan masalah keagamaan mulai hidup.

Sumber: Wiera. “Tatarstan, Islam di Eropa”. Elfata, Vol 05. 2005