DALAM TIAP FASE

Masih menerka-nerka tentang tugas manajemen resiko masalah SERIM (Software Engineering Risk Model). Sepertinya cukum rumit, Tanya mbah google jawabannya mlah ke mana-mana. Alamat mengarang indah kayanya. Lebih ke penekanan tentang pengembangan software, ternyata melalui fase-fase yang harus diselesaikan sebaik mungkin. Baru benar-benar terasa ketika mempraktikkannya. Dari fase analisis, desain, coding, pengujian sampai nanti instalasi dan perbaikan. Satu fase mempengaruhi fase yang lain. ketika satu fase gagal, maka yang lain juga tidak bisa maksimal. Cukup untuk membahas manajemen resiko, ganti aja daripada tambah pusing…

Coba lihat sekitar, kdang ada yang begitu indah terbang ke sana kemari, memamerkan warna-warni sayapnya. Tebak apa itu? yups… kupu-kupu. Indahnya makhluk ciptaan Allah itu. hampir semua suka dengan kupu-kupu, oke, kecuali yang tidak suka.

Tiap kombinasi warna dalam sayapnya, merupakan satu tanda kebesaran kuasa Nya. Tapi, pernahkah kita sejenak merenung. Bagaimana fase metamorphosis yang dialami oleh kupu-kupu? Lagi-lagi berhubungan dengan fase.

Flash back, mari kita renungkan, bagaimana fase yang dialami kupu-kupu. Mulai dari telur yang berada di tepian daun, yang bisa kapan saja jatuh dan pecah, gagallah sudah harapan menjadi kupu-kupu. Yang tidak terkena seleksi alam, dari telur menetas menjadi ulat. Fase ini, mungkin fase ujian pertama untuk kupu-kupu, bagaimana tidak, kebanyakan orang jijik dan geli melihatnya. Ogah deh ketemu ulat apalagi sampai memegangnya. Dikucilkan, dibuang, dibunuh, gagal lagi jadi kupu-kupu. Tapi bagi yang bisa bertahan kemudian akan menjadi kepompong. Ujian yang selanjutnya untuk calon kupu-kupu. Dia harus bertahan dalam ruang sempit, tanpa makanan -kecuali makanan cadangan yang memang sudah dia persiapkan untuk fase ini- yang bisa dia ambil seperti saat dia masih menjadi ulat. Selama 21 hari, dia hidup menyendiri dalam sunyi. Ditemani kegelapan dan kesendirian. Sampai ketika dia bisa bertahan dalam fase ini. Tapi, tidak lantas dengan mudah dia bisa berubah menjadi kupu-kupu. Ada fase lagi yang tidak kalah sulit, dia harus berhati-hati keluar dari kepompongnya, merentangkan pelan-pelan sayap rapuhnya, belajar mengepakkan sayap barunya, barulah… dia resmi menjadi kupu-kupu. Proses yang tidak mudah ternyata untuk bisa menjadi makhluk yang indah.

Mungkin kita bisa tarik garis lurus antara kehidupan kita dengan fase yang dialami kupu-kupu. Fase pertama ketika kita dalam kandungan, sebegitu besar perjuangan ibu kita mempertahankan kita. Fase kedua, ketika kita lahir, seperti ulat yang baru menetas dari telurnya. Kita mulai menjalani kehidupan sebagai seorang anak, seorang hamba Nya. Fase berikutnya ketika kita mulai beranjak dewasa, orang tua berusaha memberikan kita pendidikan agar kita bisa menjadi mewujudkan mimpi-mimpi kita. Mulailah kita digembleng dengan tantangan-tantangan, jalan yang kadang berliku dan terjal, tapi sungguh, di ujung sana ada jalan yang sudah Dia persiapkan untuk kita dan itu yang terbaik untuk kita. Kita jalani fase ini, selangkah demi selangkah. Seleksi alam dan kemampuan beradaptasi mempengaruhi kesempatan kita, bisakah menjalani fase selanjutnya, ataukah hanya cukup sampai di sini. Meeka yang kuat, yang bisa bertahan, yang tetap kokoh dan tegar, yang bisa menaiki fase selanjutnya. Akankah jadi kupu-kupu di taman surga atau barangkali sebaliknya? Hanya diri kitasendiri dan Allah yang bisa menjawab.

Terlepas pada akhir yang bisa kita dapat, tapi tiap fase dalam hidup kita sangat mempengaruhi. Pesan dari seorang dosen saya “Jalanilah tiap fase dalam hidup dengan sebaik mungkin”. Sepele mungkin, tapi bagi saya, itu terlalu bermakna untuk disepelekan. Setiap yang kita jalani akan berdampak pada langkah kita berikutnya. Semoga kita tidak menyia-nyiakan fase yang kita jalani sekarang. Hari ini tak akan pernah kembal. Bismillah… jalani tiap fase sebaik yang bisa kita lakukan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: