MUWASAH

Muwasah adalah adalah membuat senang atau menghibur orang lian. Diantara hal-hal yang tergolong muwasah adalah:

1. Mendoakan kaum muslimin
Doa saudara muslim sangat diharapkan oleh muslim yang lain, baik yang masih hidup ataupun yang sudah meninggal. Sebagian kaum salaf berpendapat bahwa doa dari orang yang masih hidup laksana hadiah bagi oarng-orang yang telah wafat.

2. Bersedekah dan mengerjakan kebajikan
Barzah binti Rafi’ rahimahullah berkisah tentang beliau, “Khalifah Umar bin Khotob mengirimkan uang kepada Zainab binti Jahsy. Setelah utusan menyerahkan, maka Zainab bertutur: ‘Semoga Allah mengampuni Umar, saudara-saudaraku yang lain masih lebih memerlukan bantuan ini daripada aku’. Utusan itu menyahut, ‘ini untuk engkau’. Zainab menukas, ‘Subhanallah!’. Lantas mengambil baju dan berujar, ‘tuangkan uang itu!’ dan (berujar kepadaku, red.), ‘Ambillah satu genggam untuk fulan, untuk fulan dan fulan!’. Maka aku membagi-bagikan hingga hanya tersisa sedikit di balik baju. Lalu aku berkata, ‘semoga Allah mengampunimu wahai Ummul mukminin, sungguh kami juga berhak mendapat bagian!’ Aisyah lalu memberikan sisa uang yang tinggal delapan puluh lima dirham itu seraya berdoa, ‘Ya Allah, semoga aku tidak mendapat lagi pemberian dari Umar pada tahun yang akan dating! Aku sungguh terharu ’.

3. Bersilaturahmi
Dari Abu Hurairah Ra, bahwa Rosulullah bersabda, “Ada seorang laki-laki mengunjungi saudaranya yang tinggal di sebuah dusun, maka Allah Ta’ala mengirimkan satu malaikat untuk mengikutinya dalam perjalanan. Setelah bertemu dengan orang itu, ia bertanya, ‘Hendak kemana Anda?’ orang itu menjawab, ‘hendak mengunjungi saudaraku’ Malaikat bertanya, ‘Apakah kunjungan ini karena Anda berhutang budi padanya?’ Jawab orang itu, ‘Tidak, tapi aku mencintai dia semata-mata karena Allah Ta’ala’. ‘Sesungguhnya aku diutus Allah Ta’ala untuk menemui Anda untuk menyampaikan bahwa Allah mencintai Anda karena Anda mencintai saudara Anda karena Allah semata,’ kata malaikat itu”. (Riwayat Muslim, Ahmad, dan Al-Bukhari)

Seorang tabi’in yang mulia, Atha bin Abu Rabbah rahimahullah berkata, ‘Carilah saudaramu ketika terjadi tiga hal: jika mereka sakit jenguklah, jika mereka sibuk bantulah, dan jika mereka lupa ingatkanlah’.
Jelas sudah, cinta Allah dan pertolongan-Nya bisa kita capai dengan mencintai dan menolong saudara muslim karena Allah.

Sumber: Sandi, Fytrya Arys. “Muwasah”. 2004. Elfata vol 4 no 12

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: