Archive for May, 2011

Engkau, Wanita Shalehah…

Wanita shalehah
adalah sebaik-baik keindahan
Menatapnya menyejukkan qalbu
Mendengarkan suaranya
menghanyutkan bathin

Ditinggalkan menambah kenyakinan
Wanita shalihahhh
adalah bidadari surga yang hadir di dunia
Wanita shalehah
adalah ibu dari anak2 yang mulia
Wanita shalihah
adalah istri yang meneguhkan jihad suami
Wanita shalihah
penebar rahmat bagi rumah tangga
Cahaya bagi dunia dan akhirat

Perhiasan yang paling indah
Bagi seorang alif Allah
Itulah ia wanita sholehah
Ia menghiasi dunia

Aurat ditutup demi kehormatan
Kitab Al-qur’an didaulahkan
Suami mereka ditaatinya
Walau perjuangan dirumah saja

karena iman dan juga islam
telah menjadi keyakinan
jiwa raga mampu dikorbankan
harta kemewahan dilaburkan

didalam kehidupan ini
ia menapakkan kemuliaan
bagai sekuntum mawar yang tegar
ditengah gelombang kehidupan

Advertisements

ANGKA ARAB

Pengenalan Angka Arab

Angka Arab ialah sepuluh digit (0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9) yang digunakan di dunia Barat yang berevolusi dari angka Arab. Ia diperkenalkan di Eropah pada kurun ke-10 oleh orang Arab dari Afrika Utara. Istilah “angka Arab” (Inggeris: Arabic numerals) masih lagi digunakan sehingga hari ini. Sistem angka Arab dipercayai diadaptasi oleh orang Arab dari sistem angka Hindu purba.
Kebanyakan sistem angka kedudukan yang menggunakan 10 digit angka sebagai asas yang digunakan di seluruh dunia adalah berasal dari India. Sistem angka India lazimnya dikenali di Barat sebagai sistem angka Hindu-Arab atau angka Arab, karena ia diperkenalkan di Eropah melalui orang Arab.
Digit 1 hingga 9 dalam sistem angka Arab berevolusi dari angka Brahmi. Catatan agama Buddha dari sekitar 300 SM menggunakan simbol 1,4 dan 6. Seratus tahun kemudian, penggunaan simbol 2,7 dan 9 telah direkodkan.
Terdapat beberapa catatan kuno di atas kepingan kuprum yang mengandungi angka sifar yang bertarikh dari kurun ke-6 masihi. Bagaimanapun, catatan yang pertama diterima secara universal yang mengandungi angka 0 telah ditemui di Gwalior, tengah India yang bertarikh 870.
Pada kurun yang ke-9, sistem angka ini telah tersebar ke dunia Islam. Al-Khwarizmi telah menerangkan tentangnya dalam buku Pengiraan dengan angka Hindu yang ditulis pada 825 M dalam Bahasa Arab, dan Al-Kindi telah menulis empat jilid, Penggunaan angka India (Ketab fi Isti’mal al-‘Adad al-Hindi) yang ditulis pada 830 M. Kemudiannya, sistem angka ini diperkenalkan pula oleh orang Arab kepada Eropah.
Sistem angka yang mengandungi sepuluh digit (٠.١.٢.٣.٤.٥.٦.٧.٨.٩) yang digunakan di dunia Arab, dikenali di Barat sebagai angka Arab timur. Di kalangan orang Arab, angka ini juga dikenali sebagai angka Hindu kerana asal usulnya dari India.
Nomor arab 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Nomor arab-hindi ٠ ١ ٢ ٣ ٤ ٥ ٦ ٧ ٨ ٩
Nomor arab-hindi timur ۰ ۱ ۲ ۳ ۴ ۵ ۶ ۷ ۸ ۹
Nomor hindi sekarang ० १ २ ३ ४ ५ ६ ७ ८ ९
Nomor tamil ௧ ௨ ௩ ௪ ௫ ௬ ௭ ௮ ௯
Nomor romawi I II III IV V VI VII VIII IX

Continue reading

MENAMBAH CINTA

Bagaimana y cara agar kita bisa lebih mencintaiNya? begini ini, lakukan saja hal-hal berikut:

1. Membaca Ayat-ayat Al Quran
Tidak hanya membaca saja, tapi juga beusaha untuk merenungi dan memahami makna-makna dan segala hal yang diinginkan dalam ayat-ayat tersebut.
2. Mengerjakan amalan-amalan sunnah
Mendekatkan diri kepada Nya dengan melakukan amalan-amalan sunnah setelah terpenuhinya amalan yang wajib.
3. Mengingat Allah
Senantiasa mengingat Allah, baik waktu lapang atau sempit dengan lisan, hati ataupun amalan.
4. Mendahulukan segala yang dicintai Allah
Ketika bertemu dengan sesuatu yang bertentangan antara kehendak manusia dengan kehendak Allah, maka mendahulukan apa-apa yang lebih dicintai Allah.
5. Merenungi nama dan sifat Allah
Merenungi nama dan sifat Allah dan segala macam yang menunjukan hal tersebut, berupa kesempurnaan dan keagungan Allahserta pengaruh-pengaruh yang baik sebagai konsekwensi dari nama dan sifat tersebut.
6. Merenungi nikmat-nikmat Allah
Merenungi nikmat-nikmat Allah baik yang Nampak ataupun yang tidak Nampak, serta meyakini kebaikan, kemurahan serta kasih saying Allah kepada semua makhlukNya.
7. Luluhnya hati ketika bersimpuh dihadapan Allah
8. Menyendiri bersama Allah
9. Duduk bersama orang-orang yang sholeh
Berkumpul dengan orang-orang soleh yang mencintai Allah dan banyak mengambil faedah dari perkataan-perkataaan mereka.
10. Menjauhi penghalang hati
Menjauhi hal-hal yang bisa menyebabkan terhalangnya hati untuk bisa mencintai Allah, biasanya berupa kesibukan-kesibukan duniawi

PELAJARAN DARI NYAMUK

إِنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَحْيِي أَنْ يَضْرِبَ مَثَلًا مَا بَعُوضَةً فَمَا فَوْقَهَا فَأَمَّا الَّذِينَ آَمَنُوا فَيَعْلَمُونَ
أَنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَبِّهِمْ وَأَمَّا الَّذِينَ كَفَرُوا فَيَقُولُونَ مَاذَا أَرَادَ اللَّهُ بِهَذَا مَثَلًا يُضِلُّ بِهِ كَثِيرًا وَيَهْدِي بِهِ كَثِيرًا وَمَا يُضِلُّ بِهِ إِلَّا الْفَاسِقِينَ
26. Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu[1]. adapun orang-orang yang beriman, Maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan: “Apakah maksud Allah menjadikan Ini untuk perumpamaan?.” dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah[2], dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik.(Al-Baqarah : 26)

إِنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَحْيِي أَنْ يَضْرِبَ مَثَلًا مَا بَعُوضَةً فَمَا فَوْقَهَا

Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu

Dalam tafsir Ibnu Katsir disebutkan Abu Ja`far Ar-Razi meriwayatkan dari Ar-Rabi` ibnu Anas sehubungan dengan ayat ini, bahwa hal ini merupakan perumpamaan yang dibuat oleh Allahuntuk menggambarkan dunia, yaitu nyamuk tetap hidup selagi dalam keadaan lapar; tetapi bila telah gemuk(kekenyangan),maka ia mati. Demikian pula perumpamaan kaum yang dibuatkan perumpamaannya oleh Allah didalam Al-Qur`an dengan perumpamaan ini. Dengan kata lain, bila mereka kekenyangan karena berlimpah ruah dengan harta duniawi, maka pada saat itulah Allah mengazab mereka. Kemudian Ar-Rabi` ibnu Anas membacakan firman-NYA surat Al-An`am : 44 yang artinya “Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang Telah diberikan kepada mereka, kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang Telah diberikan kepada mereka, kami siksa secara tiba-tiba, Maka ketika itu mereka terdiam berputus asa”.

Continue reading

MARI MEMBERI

Tahukah kalian bahwa alam semesta berjalan menurut sirkulasi memberi dan menerima?. Apa maksudnya? Coba deh kita perhatikan. Dalam seluruh fenomena alam, berlaku hukum memberi dan menerima. Manusia menghirup oksigen, dan menghembuskan karbon-dioksida, sementara tanaman menggunakan karbon-dioksida dalam proses fotosintesis dan membebaskan oksigen.

Proses memberi dan menerima, membuat segala sesuatu di alam semesta ini berjalan, mengalir. Kekuatan memberi (dan menerima) ini demikian dahsyat, karena merupakan esensi dari alam semesta itu sendiri. Maka tidak berlebihan jika Deepak Chopra dalam bukunya yang berjudul 7 spiritual Law of Success mencantumkan “Law of Giving” sebagai hukum kedua untuk sukses.

Selanjutnya, pertanyaan yang paling sering muncul adalah apakah yang harus aku berikan? Hmm.. jawabannya simpel sih, yaitu apa yang ingin kamu dapatkan?. Kalo kita pengen mendapat kasih sayang, berikanlah kasih sayang. Jika kita ingin pengetahuan, sebarkanlah pengetahuan. Jika kita ingin uang, maka berikanlah uang. Jika kita ingin di-pukul orang lain, maka pukullah orang lain hehe… nonono… just kid.. tidak ada kekerasan di sini. Damai. 😀 Continue reading

HIKMAH SHOLAT

Ibadah shalat yang merupakan ibadah teragung dalam Islam termasuk ibadah yang kaya dengan kandungan hikmah kebaikan bagi orang yang melaksanakannya. Siapaun yang mengetahui dan pernah merasakannya mengakui hak itu, oleh karena itu dia tidak akan rela meninggalkannya, sebaliknya orang yang tidak pernah mengetahui akan berkata, untuk apa shalat? Dengan nada pengingkaran.
Di bawah ini adalah rangkuman dari buku Mukjizat Shalat yang ditulis oleh Drs. Ir. Nogarsyah Moede Gayo.

Manfaat Shalat Ditinjau Secara Medis Dan Kesehatan

Manfaat Wudhu:
1. Menghilangkan bakteri dan kuman yang menempel di kulit.
2. Menjaga kebersihan mata.
3. Berkumur akan membuang bakteri yang berkumpul di dalam mulut, dan bersiwak akan lebih memperbaiki kesehatan mulut.
4. Istinsyaq berguna untuk membersihkan bagian dalam hidung, mencerahkan warna dinding dalam hidung, menguatkan dan membersihkan rambut dalam hidung sehingga dapat berfungsi secara maksimal, mengurangi bakteri di pangkal hidung, mencegah penularan berbagai penyakit seperti sakit tenggorokan, flu, radang paru-paru, TBC, dan penyakit ISPA, serta membantu kelancaran penyaringan udara sehat yang masuk ke dalam paru-paru.
5. Membasuh wajah sambil memijat wajah dengan lembut dapat melancarkan peredaran darah di wajah.
6. Mencuci tangan dan siku dapat mengatasi pembengkakan di daerah tangan dan bahu, juga menyegarkan fisik yang lelah.
7. Mengusap kepala berguna untuk menurunkan suhu badan, menurunkan stress pada bagian kepala, menurunkan resiko tekanan darah tinggi, melancarkan peredaran darah ke otak, dan berefek menentramkan jiwa.
8. Membasuh telinga berefek menenangkan, memijat titik-titik akupuntur sehingga melancarkan peredaran darah ke organ-organ tubuh, menurunkan emosi, menghasilkan rasa lebih sensitive terhadap getaran suara.
9. Mencuci kaki berguna untuk melancarkan aliran darah, menguatkan kaki, menenangkan, membuat tidur menjadi lebih nyenyak/lebih dalam, sebagai terapi mental.

Continue reading

SALING MENCINTAI

“Demi dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, kalian tidak akan masuk syurga hingga kalian beriman, dan kalian tidak akan beriman gingga kalian saling mencintai. Tidakkah kalian ingin aku tunjukkan sesuatu yang apabila kalian melakukannya maka kalian akan saling mencintai, (yakni) sebarkan salam diantara kalian.” (Riwayat Muslim)